Nasehat Qur'aniyah bersama Syeikh Muhammad Atieq Ash-Shanawiy di Masjid Al-Ikhwan Meruya





Jakarta(13/8)- DKM Al-Ikhwan Meruya bersama Markaz Al-Hijaz mengadakan acara Nasehat Qur'aniyah Bersama Syeikh Muhammad Atieq Ash-Shanawiy dan Ust. Dr. Rahmat Hidayat Lubis. Bertempat di Masjid al-Ikhwan Meruya Jl. Permata Meruya No.13, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Ahad, 13 Agustus 2023.

Syeikh Muhammad Atieq Ash-Shanawiy dari Bahrain yang juga sebagai Pembina Tahsin dan Tahfiz Markaz  Al Hijaz dan Pemegang sanad 10 qiroat sughra. Sedangkan Ust. Dr. Rahmat Hidayat Lubis, Lc. MA, sebagai Pimpinan Markaz al-Hijaz, Murid dari Syeikh M. Atieq Ash-Shanawiy.Acara dimulai dari jam 15.00 untuk daftar ualang kehadiran peserta, dilanjutkan dengan Shalat Ashar berjamaah. Acara dilanjutkan dengan kajian Nasehat Qur'aniyah dibuka dengan sambutan dari Pimpinan Markaz al-Hijaz oleh Ust. Dr. Rahmat Hidayat Lubis, Lc. MA.

Materi dari Syeikh Muhammad Atieq Ash-Shanawiy dibuka dengan hadits Nabi SAW, yakni :

عن عثمانَ بن عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « خَيركُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعلَّمهُ » رواه البخاري

Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi);

Beliau memberikan nasihat bila seseorang yang membaca Al-Qur’an tanpa panduan guru tentu tidak akan benar dalam tajwid dan hukum-hukum bacaannya. Oleh karena itu, dituntut bagi seorang muslim untuk mencari seorang guru untuk membenarkan bacaannya. Sudah sepatutnya bagi seorang yang berilmu menyebarkan ilmu setelah mempelajarinya. Belajar dan mengajarkannya itu sama-sama mendapatkan ganjaran. Dengan mempelajari Al-Qur’an akan meninggikan derajat seorang muslim.

Acara selanjutnya yakni sesi tanya jawab dan kuis yang dibuat dari panitia untuk mengingat materi yang dibawakan oleh narasumber, beberapa peserta kajian bisa menjawab dengan benar dan diberikan cindramata. Acara Nasehat Qur'aniyah ditutup dengan doa dan Shalat Magrib berjamaah bersama Syeikh Muhammad Atieq Ash-Shanawiy.